Karya Sampah
Jadi ingat waktu pertama kali menerbitkan buku bersama siswa. Tepatnya pada tahun 2014. Pada acara bedah buku di pemkab Bojonegoro. Seorang sasterawan besar mengatakan, "di buku ini memang ada karya yang bagus. Tapi yang lainnya sampah."
Seperti tersambar petir rasanya. Di hadapan ratusan guru dan dengan mata berkaca-kaca saya menjawab, "saya seorang guru. Tidak berkeinginan mencetak semu siswa menjadi sastrawan. Namun setidaknya, minimal sekali seumur hidup, nama mereka tertulis dalam buku ber ISBN dan tersimpan di Perpusnas."
Komentar
Posting Komentar